Senin, 21 November 2011

Wapres Tutup Sea Games


 
Palembang:

Penutupan SEA Games XXVI di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/11) akan berlangsung spektakuler, tidak kalah dengan pembukaan pada (11/11) lalu. Bedanya, kalau pembukaan dihadiri oleh Presiden SBY, penutupan akan dihadiri Wapres Budiono.

"Upacara penutupan sama spektakulernya dengan upacara pembukaan. Kami menyiapkan acara yang meriah agar tidak mudah dilupakan. Ini akan menjadi yang termewah sepanjang sejarah SEA Games," kata Deputi IV Komite Penyelenggara SEA Games Indonesia (Inasoc) Indra Yudhistira Ramadhan, di Palembang, Sabtu (19/11).

Acara ini akan melibatkan 1.000 orang pengisi acara, termasuk 600 penari yang akan menarikan tarian kolosal negara-negara Asia Tenggara. Penyanyi papan atas Indonesia Agnes Monica, Sherina, Afghan,  grup band Nidji dan Armada, serta dan penyanyi pendatang baru Ayu Ting Ting  ikut mewarnai upacara penutupan yang akan ditutup oleh Wakil Presiden Boediono.

Kalau pembukaan ditandai dengan penyalaan api Sea Games di kaldron oleh Susi Susanti, penutupan akan diwarnai pemadaman api yang terus menyala sejak pembukaan dan menghabisan sedikitnya 43 ton gal elpiji tersebut. 11 atlet dari   negara peserta akan melakukan pemadaman melalui kapal yang memang telah disiapkan. Lalu selama penutupan, layar besar di stadion akan menampilkan berbagai ekspresi yang terekam selama pelaksanaan even multi cabang negara-negara Asean ini.
Lalu digambarkan setting yang memberikan deskripsi bahwa Sea Games XXVI telah berakhir    dan even yang sama akan digelar di Myanmar.
Pesta kembang api bakal menambah semarak upacara. Opening dan closing ini  menghabiskan dana sekitar Rp 150 miliar itu. Lima layar raksasa disediakan di seputar Jakabaring Sport City bagi masyarakat yang tidak bisa membeli tiket.

Tambah Pawang
Permasalahan lain yang terjadi pada upacara pembukaan adalah cuaca yang tidak menentu di Palembang. Diketahui, hujan sempat turun di tengah acara atau pada saat defile kontingen, pidato Menpora dan ketua KONI/KOI, serta prosesi penyalaan obor yang dilakukan oleh Susi Susanti.

Menyikapi hal ini, pihak panitia mengaku akan mengantisipasinya dengan menambah pawang hujan. "Kami akan menambah dua pawang hujan (total 3), dan salah satunya dari luar Palembang. Mudan-mudahan merekan bisa berkolaborasi agar upacara penutupan tidak hujan," sambung
Indra Yudhistira Ramadhan .

Panitia penyelenggara, Inasoc mengaku akan memberikan paket penyelenggaraan yang lebih baik pada upacara penutupan SEA Games ke-26, Selasa (22/11/2011). Salah satu faktor yang jadi perhatian utama adalah penyediaan layar raksasa (giant screen).

Seperti diketahui, pada upacara pembukaan yang digelar di Stadion utama Gelora Jakabaring, 11 November lalu, panitia dianggap gagal menyelenggarakannya dengan sukses. Ini tak lepas dari kekecewaan masyarakat yang tidak bisa masuk ke stadion untuk menyaksikan "spektakulernya" acara tersebut.

Kala itu, ribuan masyarakat Palembang kecewa karena tidak bisa masuk ke dalam stadion karena mereka tidak memiliki tiket. Alhasil, kericuhan pun sempat terjadi di depan gerbang masuk Jakabaring Sports City.

Tak hanya warga, wartawan dari Jakarta dan Palembang pun mengaku kecewa karena tidak semuanya bisa masuk dalam stadion. Panitia hanya memberikan batasan jumlah wartawan untuk meliput ke dalam stadion.

Berkaca pada kejadian tersebut, Inasoc berjanji akan memberikan paket yang lebih baik pada acara penutupan. Untuk mengakomodir masyarakat yang tidak bisa masuk ke dalam stadion, panitia akan menyediakan lima layar besar (big screen) yang akan ditempatkan di luar area Jakabaring.

"Akan ada lima giant screen di luar untuk mengakomodir masyarakat yang tidak bisa masuk, sehingga mereka bisa menyaksikan dari luar," tutur Indra Yudhistira Ramadhan,(sir)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan tulis komentar dan tanggapan Anda, terima kasih