Memberikan informasi akurat Sea Games XXVI di Palembang 11-21 November 2011 By: Muhamad Nasir
Tampilkan postingan dengan label sepatu roda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepatu roda. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 Februari 2012
Ibu Rumah Tangga Juarai Panjat Dinding
Kamis, 17 November 2011
Indonesia Sapu Bersih Medali Sepatu Roda
Palembang:
Sapu bersih medali emas di sepatu roda oleh timnas tak terbendung lagi. Dari 12 medali yang diperebutkan, hingga Senin (14/11) Indonesia sudah koleksi semuanya.
Dua medali emas sesi pagi tadi disumbangkan Della Olivia dengan catatan waktu 48.996 dan Stevanus Wihardjo 42.054 di nomor sprint 500 putra putri. Della sendiri, dengan emas ini mendapatkan dua emas, sebelumnya dia brjaya di relay beregu.
Untuk Sprint putri, perak juga disabet Indonesia, Anggi Rahmadi 49.116 dan perunggu Singapura, Wei Wei Emily 58.396. Sedangkan sprint putra, Indonesia juga merebut perak atas nama Zarki Rosa 42.224 dan perunggu Chutipon Nakarungsu dengan waktu 42.342
Sore harinya, di dua nomor tersisa, final elimination 10.000 meter, masing-masing Indonesia menempatkan dua atletnya, yaitu Ajeng Anandya dan Sylvia di putri serta Dimas Prasetya dan Erlangga Andianza di putra. Ajeng Anandya dan Dimas Prasetya berhasil mempersembahkan emas.
Sehari sebelumnya, Tim Sepatu Roda Indonesia terus menorehkan hasil mengesankan di SEA Games XXVI. Pada Minggu (13/11/2011) sore, mereka mempersembahkan dua medali emas di nomor relay 3.000 meter puta-putri .
Dalam perlombaan nomor relay 3.000 meter putri di venue sepatu roda, Jakabaring Sports City, Indonesia menurunkan Latifa Hikmawati, Anindya Wening Melati, dan Della Olivia. Latifa dkk. sukses merebut emas usai membukukan waktu terbaik 5 menit 9,15 detik.
Di nomor ini , medali perak direbut Tim Singapura dengan catatan waktu 5 menit 28,36 detik. iAdapun Tim Malaysia yang finis dalam waktu 6 menit 0,38 detik harus puas dengan medali perunggu.
Di nomor relay 3.000 meter putra, Merah Putih kembali berkibar di tempat tertinggi. Trio Allan Chandra, Norman Faisal, dan Evan Christian tampil sebagai yang terbaik dengan catatan waktu 4 menit 32,07 detik.
Tim Thailand yang finis kedua dengan catatan waktu 4 menit 41,40 detik berhak atas medali perak. Medali perunggu jadi milik Tim Singapura yang finis 4 menit 49,46 detik.
Dengan hasil di atas, berarti Tim Sepatu Roda Indonesia hingga hari ini mengoleksi 10 medali emas, melebihi target yang dibebankan yakni hanya enam emas.
Peluang untuk menambah emas masih terbuka lebar. Besok, masih akan dilombakan nomor sprint 500 meter dan nomor 10.000 meter yang menyediakan empat emas. (sir)
Di nomor ini , medali perak direbut Tim Singapura dengan catatan waktu 5 menit 28,36 detik. iAdapun Tim Malaysia yang finis dalam waktu 6 menit 0,38 detik harus puas dengan medali perunggu.
Di nomor relay 3.000 meter putra, Merah Putih kembali berkibar di tempat tertinggi. Trio Allan Chandra, Norman Faisal, dan Evan Christian tampil sebagai yang terbaik dengan catatan waktu 4 menit 32,07 detik.
Tim Thailand yang finis kedua dengan catatan waktu 4 menit 41,40 detik berhak atas medali perak. Medali perunggu jadi milik Tim Singapura yang finis 4 menit 49,46 detik.
Dengan hasil di atas, berarti Tim Sepatu Roda Indonesia hingga hari ini mengoleksi 10 medali emas, melebihi target yang dibebankan yakni hanya enam emas.
Peluang untuk menambah emas masih terbuka lebar. Besok, masih akan dilombakan nomor sprint 500 meter dan nomor 10.000 meter yang menyediakan empat emas. (sir)
Della dan Stevanus, ‘Pengantin’ 500 M
Palembang:
Della Olivia sangat bangga dengan dua emas yang disumbangkannya di cabang sepatu roda. Apalagi, di nomor yang sama, rekannya Stevanus W ihardja juga menciptkan prestasi yang sama gemilangnya.
Della, putri pasangan Erni S dan Sugianto, mengenal sepatu roda sejak kecil. Apalagi, keluarganya memang termasuk keluarga penggemar olahraga. Ayahnya, balap sepeda. Karenanya, siswa kelas III SMAN 2 Sidoarjo, Jatim ini mengaku sangat akrab dengan olahraga.
Meski demikian, sekolah baginya tetap nomor satu. Ini, setelah Sea Games saya harus buru-buru urus sekolah. “Kan bentar lagi mid dan semester. Rasanya rindu juga nih mau lihat sekola, ketemu sama teman-teman dan guru,” ujar dara kelahiran Sidoarjo 6 April 1994 ini serius. Soal bonus yang bakal diperoleh, dia akan gunakan untuk dirinya, keluarga dan juga berbagi dengan tim.
Sementara Stevanus, putra pasangan Nata Wihardja dan Tan Liang Ing, juga merasa bangga dan senang bisa memberikan emas bagi Indonesia.
Atlet kelahiran Jakarta dan sebelumnya membela Riau ini baru menamatkan SMA swasta di Jakarta. Dengan bonus yang bakal diperolehnya, Stevanus mengaku akan menggunakannya untuk tim dan juga untuk kuliah. “Saya tetap ingin kuliah. Namun saat ini belum tahu akan melanjutkan kemana,” ujarnya. (sir)
Langganan:
Postingan (Atom)