Memberikan informasi akurat Sea Games XXVI di Palembang 11-21 November 2011 By: Muhamad Nasir
Tampilkan postingan dengan label sea games. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sea games. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 Februari 2012
Maharani Ardy, Pilih Tembak dan Pekerjaan
Prestasi Mulus, Penyelenggaraan Jeblok
Dapat Emas, Pelatih Tenis Terjun ke Musi
Yahuza dan Trianingsih Kawnkan Emas Maratho
Sapu Bersih Emas Panjat Dinding
Tiket Penutupan dan Bonus Atlet
Dari Kota Olahraga, ke Sekolah Olahraga
Konsumsi dan Peralatan Angkat Besi Ditingkatkan
Ibu Rumah Tangga Juarai Panjat Dinding
Atletik Fokus Nomor Lapangan
Jumat, 03 Februari 2012
Sapu Bersih Emas Soft Tennis
Jumat, 02 Desember 2011
Sisa Honor Petugas UPP aka Dibayar
Palembang:
Sisa honor ratusan petugas Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) SEA Games XXVI pekan lalu, dipastikan dibayar oleh panitia pelaksana daerah (InaSOC) Sumsel, Kamis ini, kata Ketua Kelompok 6 UPP, Herman Hambali.
"Kami telah mendapatkan kejelasan, bahwa sisa honor akan dibayarkan Kamis dari Sekretaris Daerah," ujar Hambali, di Palembang, Rabu (30/11) malam.
Menurut dia, ketegasan itu didapatkan setelah beberapa perwakilan UPP mengadakan pertemuan dengan Yusri Effendi selaku Sekretaris Daerah, setelah pada 28 November yang lalu, pertemuan dengan pengurus KONI tidak memuaskan.
"Sudah disepakati bahwa sisa yang akan diterima Rp3 juta per orang. Jadi kesimpang-siuran yang terjadi sudah 'clear' ," ujar dia.
Meskipun telah menyakini janji yang diberikan pihak InaSOC itu, dia mengaku siap melakukan unjukrasa kembali jika tidak ditempati.
"Kami sudah sering dijanjikan seperti itu, jika tidak ditempati maka kami pun siap demonstrasi lagi. Mungkin kali ini ke DPRD Provinsi, atau melapor ke KPK karena terjadi penyelewengan," kata dia.
Sebelumnya, ratusan petugas UPP SEA Games melakukan demonstrasi di halaman Gedung KONI Sumsel, Senin (28/11), setelah tidak mendapatkan kejelasan mengenai pembayaran sisa honor bertugas selama ajang dua tahunan itu berlangsung.
Padahal, sebelumnya InaSOC Sumsel mengumumkan rinciannya secara jelas.
"Kami yang sudah lelah bertugas dan merasa tidak dihargai, padahal sudah berlatih sejak Juli tanpa diberikan uang transport dan konsumsi," kata dia.
Dia menerangkan, hanya menerima Rp129 ribu yang disebut sebagai pengantian uang transport untuk latihan selama tiga hari, kemudian Rp500 ribu untuk honor selama bertugas di SEA Games.
"Kami sebenarnya kecewa latihan berbulan-bulan bahkan puasa pun tetap latihan cuma dibayar tiga hari. Kami sudah bertanya ke berbagai pihak, tapi tidak ada penjelasan makanya kami demo," ujar dia.
Para pertugas UPP SEA Games terdiri dari 432 petugas lapangan dan 50 panitia yang belum dibayar secara penuh.
Wakil Ketua Koordinator UPP, Edwin Gunawan, merincikan petugas UPP itu akan mendapatkan alokasi dana Rp3 juta yang merupakan gabungan dari dana UPP dan volunteer.
"Petugas UPP mendapatkan honor Rp133 ribu per hari (termasuk transport) yang dikalikan 12 hari kerja. Sedangkan jika dikurangi pajak artinya per hari hanya dibayar Rp104.000," ujar dia.
Dia menjelaskan, sehingga Rp104.000 dikalikan 12 hari, sehingga total yang bakal diterima Rp1.248.000.
"Kemudian ditambah honor volunteer sehingga menjadi Rp3 juta. Tapi, honor UPP sebenarnya hanya Rp1.248.000," kata dia. (sir)
"Kami telah mendapatkan kejelasan, bahwa sisa honor akan dibayarkan Kamis dari Sekretaris Daerah," ujar Hambali, di Palembang, Rabu (30/11) malam.
Menurut dia, ketegasan itu didapatkan setelah beberapa perwakilan UPP mengadakan pertemuan dengan Yusri Effendi selaku Sekretaris Daerah, setelah pada 28 November yang lalu, pertemuan dengan pengurus KONI tidak memuaskan.
"Sudah disepakati bahwa sisa yang akan diterima Rp3 juta per orang. Jadi kesimpang-siuran yang terjadi sudah 'clear' ," ujar dia.
Meskipun telah menyakini janji yang diberikan pihak InaSOC itu, dia mengaku siap melakukan unjukrasa kembali jika tidak ditempati.
"Kami sudah sering dijanjikan seperti itu, jika tidak ditempati maka kami pun siap demonstrasi lagi. Mungkin kali ini ke DPRD Provinsi, atau melapor ke KPK karena terjadi penyelewengan," kata dia.
Sebelumnya, ratusan petugas UPP SEA Games melakukan demonstrasi di halaman Gedung KONI Sumsel, Senin (28/11), setelah tidak mendapatkan kejelasan mengenai pembayaran sisa honor bertugas selama ajang dua tahunan itu berlangsung.
Padahal, sebelumnya InaSOC Sumsel mengumumkan rinciannya secara jelas.
"Kami yang sudah lelah bertugas dan merasa tidak dihargai, padahal sudah berlatih sejak Juli tanpa diberikan uang transport dan konsumsi," kata dia.
Dia menerangkan, hanya menerima Rp129 ribu yang disebut sebagai pengantian uang transport untuk latihan selama tiga hari, kemudian Rp500 ribu untuk honor selama bertugas di SEA Games.
"Kami sebenarnya kecewa latihan berbulan-bulan bahkan puasa pun tetap latihan cuma dibayar tiga hari. Kami sudah bertanya ke berbagai pihak, tapi tidak ada penjelasan makanya kami demo," ujar dia.
Para pertugas UPP SEA Games terdiri dari 432 petugas lapangan dan 50 panitia yang belum dibayar secara penuh.
Wakil Ketua Koordinator UPP, Edwin Gunawan, merincikan petugas UPP itu akan mendapatkan alokasi dana Rp3 juta yang merupakan gabungan dari dana UPP dan volunteer.
"Petugas UPP mendapatkan honor Rp133 ribu per hari (termasuk transport) yang dikalikan 12 hari kerja. Sedangkan jika dikurangi pajak artinya per hari hanya dibayar Rp104.000," ujar dia.
Dia menjelaskan, sehingga Rp104.000 dikalikan 12 hari, sehingga total yang bakal diterima Rp1.248.000.
"Kemudian ditambah honor volunteer sehingga menjadi Rp3 juta. Tapi, honor UPP sebenarnya hanya Rp1.248.000," kata dia. (sir)
Senin, 28 November 2011
Petugas UUP Sea Games Tuntut Honor Dibayar Lunas
Palembang:
Ratusan petugas Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) pada SEA Games (SEAG) 2011 mendatangi sekretariat KONI Sumsel, Senin (28/11).. Mereka mempertanyakan dan mendesak pencairan honor selama bertugas.
Para petugas UPP SEA Games terdiri dari 432 petugas lapangan dan 50 panitia. Mereka berkumpul di area parkir KONI Sumsel. Setelah makin banyak, mereka mendesak menemui Ketua Umum KONI Sumsel yang juga bertindak selaku Ketua Indonesia SEA Games Organizing Committee (Inasoc) Sumsel Muddai Madang. Kedatangan ratusan orang tersebut untuk menanyakan pelunasan honor yang baru dibayarkan sebagian.
“Selama bertugas di SEA Games,honor yang kami terima baru Rp500 ribu.Padahal menurut pernyataan Ketua Inasoc Sumsel Muddai Madang di salah satu koran, menyebutkan honor kami mencapai Rp200 ribu perhari selama SEA Games,”ujar salah seorang petugas UPP, Dedeh.
Menurut Dedeh,awalnya mereka dijanjikan akan menerima honor Rp500 ribu per hari. Namun,terjadi revisi sebanyak dua kali yaitu turun menjadi Rp200 ribu per hari hingga Rp133 ribu per hari. Jumlah nominal yang terakhir itupun masih dikenakan potongan hingga total yang diterima petugas UPP hanya Rp104 ribu perhari. “Jumlah itu saja belum kami terima full.Apalagi kalau memang benar jumlah yang harusnya kami terima di atas jumlah itu,” tuturnya.
Kesimpangsiuran besaran honor petugas UPP sudah terjadi sejak SEA Games berlangsung. Namun para petugas tersebut mendapat angin segar saat sebuah koran lokal terbitan 24 November lalu memuat jawaban Ketua Inasoc Sumsel Muddai Madang yang menerangkan bahwa honor petugas UPP sebesar Rp200 ribu per hari.
“Para petugas UPP membaca di koran penjelasan bapak Muddai bahwa petugas UPP dibayarkan Rp200 ribu per hari untuk 16 hari,” ujar dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Koordinator UPP Edwin Gunawan mengatakan,dana untuk membayar honor petugas UPP itu sedang diurus dan dalam waktu dekat akan dicairkan. “Pencairannya membutuhkan waktu dan tidak seperti membeli pisang goreng di pinggir jalan.Ada prosedur yang harus dilalui karena menyangkut pertanggungjawaban dana,”terang Edwin di hadapan ratusan pendemo tersebut.
Edwin pun mengimbau kepada petugas UPP untuk tidak lagi menggelar aksi serupa karena sisa honor mereka pasti dibayarkan. “Hak kalian pasti dibayarkan.Lebih baik kalian pulang dan menunggu informasi selanjutnya.Saya akan segera menginformasikan kepada koordinator lapangan jika dananya sudah cair,”kata dia.
Edwin juga merincikan honor yang akan diterima petugas UPP mencapai kisaran Rp3 juta.Jumlah itu didapat dari gabungan honor UPP dan volunteer.
“Lebih kurang sisa honor yang akan diterima Rp3 juta. Namun tentunya jumlah itu masih akan dipotong pajak terlebih dahulu,” tukasnya.
Terpisah,perwakilan dari UPP Rina mengaku telah mendapatkan penjelasan dari pihak KONI Sumsel yang diwakili Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel Dhennie Zainal. Dalam pertemuan singkat tersebut KONI menjelaskan bahwa petugas UPP mendapatkan honor Rp133 ribu per hari sudah termasuk biaya transportasi yang dihitung selama 12 hari kerja.
Dengan sebelumnya dipotong pajak,maka yang diterima petugas sebesar Rp104 ribu perhari. “Total yang diterima petugas UPP sebesar Rp1.248.000.Namun sekarang sedang diupayakan ditambah honor volunteer sehingga nantinya menjadi Rp3 juta.Tapi,tetap saja honor UPP sebenarnya hanya Rp1.248.000,” kata dia. (sindo, selasa, 29/11)
Rabu, 16 November 2011
Agnes Monica dan Susi Susanti di Pembukaan Sea Games XXVI
Palembang: Dua wanita menjadi ikon opening Sea Games XXVI yang akan dihadiri langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam ini di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang. Keduanya, Susi Susanti dan Agnes Monica.
Susi Susanti, atlet bulutangkis Indonesia yang mempersembahkan emas tunggal wanita Olimpiade Barcelona 1992.
Istri Alan Budi Kesuma ini mengakiri kariernya sejak 1997, bertepatan dengan kehamilan anak pertama. Sosoknya kembali mencuat ketika PB PBSI menunjuknya menjadi manajer Tim Uber Indonesia. Prestasi wanita kelahiran Tasikmalaya, 11 Februari 1971 ini sangat melegenda di peta persaingan tunggal wanita. Di turnamen All England, Susi empat kali tampil di podium juara tungal wanita edisi 1990, 1991, 1993, dan 1994.
Dipembukaan nanti malam, Susi mendapat kehormatan menyalakan api obor di kaldron dengan melemparkan tombak berapi. Sebelumnya, dia ‘terbang’ digantung menggunakan sling baja di ketinggian sekitar 20 meter dari layar perahu Sriwijaya yang disiapkan di tengah lapangan stadion. Api obor Sea Games yang sebelumnya dikirab keliling Indonesia dan juga keliling Sumsel ini, tiba di Benteng Kuto Besak (BKB) sekitar pukul 18.00 WIB. Lalu dinyalakan di tempat yang telah disiapan.
Gladiresik yang dilakukan semalam, api obor ini dibawa ke dalam lapangan oleh Abas Akbar, pesilat asal Sumsel bersama Nur Futriyana, atlet panahan. Keduanya disambut Purnomo, atlet pelari, dan Nanik J Soewaji, perenang yang kemudian menyerahkan secara estafet kepada Allan Budi Kesumah, pebulutungkis, dan Yayuk Basuki, petenis.
Selanjutnya, api obor ini diterima Yayuk Basuki yang kemudian menyalakan kaldron pertanda Sea Games XXVI dimulai. Tepuk tangan menggema ketika api kaldron menyala, senyum sumringah pun terlihat di wajah Presiden SBY, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Menpora Andi Malarangeng, Ketua Inasoc Pusat Rita Subowo, dan pejabat lainnya yang hadir. Seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono,Menpora Andi Mallarangeng, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Menkominfo Tifatul Sembiring.
Usai gladiresik, Alan Budi Kesuma memohon doa, agar saat pembukaan nanti malam, bisa sukses seperti gladi resik. “Saya hanya bisa berdoa. Kalau ditanya takut, ya takut juga. Istri kok melakukan aksi yang tergolong berani dan beresiko. Ini kali keempat kami melakukan simulasi,” ujarnya. Sementara, Susi sendiri tampak bersemengat.
Agnes Monica
Agnes Monica, penyanyi multi talenta yang sedang naik daun, menjadi wanita kedua yang menjadi ikon. Dia akan tampil berkolaborasi dengan dua penyanyi wanita ternama Asia Tenggara. Yakni, KC Konception asal Filipina, dan Jaklyn Victor asal Malaysia.

Menurut Helmy Yahya, dari Emporium Konvensi Indonesia—event organizer pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI, Agnes Monica yang merupakan penyanyi muda berbakat asal Indonesia akan menyanyikan theme song SEA Games, bersama kedua penyanyi itu.
"Sesuai dengan konsep awal bahwa theme song SEA Games 'Kita Bisa' yang merupakan ciptaan Yovie Widianto dinyanyikan oleh Agnes Monica.
Selain Agnes, juga akan tampil penyanyi jebolan Indonesia Idol, yakni Judika dan Joy Tobing, dan Armada Band, yang berasal dari Palembang. Rangkaian acara akan dipandu dua pasangan MC papan atas Indonesia,yaitu Nirina Zubir-Indra Bekti serta TantowiYahya-Tia Diran.
"Konsep acaranya akan dibuat sangat spektakuler, tapi tidak bisa diungkapkan secara jelas karena sifatnya rahasia dan ingin memberikan kejutan kepada penonton," ujar Helmi pula.
Beberapa tarian yang akan ditampilkan, di antaranya Sriwijaya-The Golden Peninsula (Alex Hassim), Merajut Nusantara (Dedi Puja), dan Journey Begin Heard Of The City dan Reach Out The Dream (Hartati).
Dalam gladiresik tadi malam, tarian 'Journey Begin' akan menjadi pembuka pertunjukan dan 'Reach Out' menjadi tarian penutup.
Sedikitnya, 3.000 pelajar dari Palembang dan perwakilan kabupaten/kota se-Sumsel dilibatkan dalam tarian tersebut. Sementara, 2.000 pelajar lainnya dikutsertakan sebagai peserta defile. Gladiresik tersebut menjelma acara sesungguhnya. Hanya kembang api yang tak ditampilkan. “Karena tak mungkin dua kali kami bikin acara yang spektakuler. Malam pembukaan, satu-satunya yang spektakuler,” ujar Helmy yang sebelumnya juga sukses mengorganiser Pembukaan PON XVI tahun 2004 lalu.
Yang jelas menampilkan kembang api terbaik di dunia,yaitu Grucci.Bahkan,kru Grucci datang langsung dari New York. “Mereka mungkin mainnya lebih dari 10 menit. Dengan waktu itu bisa jadi ribuan kembang api yang ditembakkan,”tambah Helmi Yahya. (sir)
Susi Susanti di opening sea games
Susi Susanti, atlet bulutangkis peraih medali emas Olimpiade 1992, menjadi penyulut obor api Sea Games XXVI dalam opening Jumat malam (11/11). Aksinya spektakuler, menyala obor sambil 'terbang' tergantung sling baja di ketnggian sekitar 20 meter di Stadion Gelora Sriwijaya. Gladiresik dilakukan Kamis malam (10/11) disaksikan Presiden SBY.
Susi Susanti, tampak masih bersemangat menceritakan luapan kegembiraannya usai melakukan aksi menegangkan dalam gladiresik opening Sea Games XXVI di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Kamis malam (10/11). Sebelumnya dia menerima obor api Sea Games dari suaminya, Alan Budikusumah.
Susi Susanti, tampak masih bersemangat menceritakan luapan kegembiraannya usai melakukan aksi menegangkan dalam gladiresik opening Sea Games XXVI di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Kamis malam (10/11). Sebelumnya dia menerima obor api Sea Games dari suaminya, Alan Budikusumah.
Langganan:
Postingan (Atom)
